Menyublim: Pengertian, Proses & Contoh peristiwa

Menyublim adalah perubahan wujud benda padat menjadi gas. Kata menyublim berasal dari kata “Sublim”, yang dalam KBBI berarti “mengubah benda padat menjadi uap”. Proses ini mampu mengubah salju dan es menjadi uap air di udara tanpa terlebih dahulu mencairkannya.

Curah hujan adalah kebalikan dari sublimasi yaitu proses “pengendapan”, di mana uap air berubah langsung menjadi es, seperti kepingan salju dan es. Sulit untuk mengamati proses sublimasi dalam tindakan.

Pengertian Menyublim

Menurut Nurhayadi dkk (2009:34), menyublim adalah perubahan wujud zat dari padat menjadi gas atau sebaliknya. Kamper, penyegar udara padat, yodium, es kering yang mengandung karbon dioksida padat dan barang-barang lainnya menjalani proses sublimasi.

Kamper dikenal sebagai pengharum udara yang bekerja dengan mengubah dari padat menjadi gas dengan molekul yang sangat jauh dan tidak beraturan. Alhasil, benda-benda tersebut memiliki kemampuan untuk mengeluarkan bau tertentu yang membuat ruangan menjadi harum.

Benda padat adalah benda-benda dengan jarak molekul kecil dan gaya tarik-menarik yang kuat di antara mereka. Ketika gas berbentuk seperti udara, gaya tarik menariknya kecil karena ruang antar molekulnya besar dan tidak beraturan. Gas adalah bahan yang relatif ringan dengan kualitas yang mirip dengan udara.

Selain sublimasi, ada sejumlah perubahan lain pada bentuk benda atau zat yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang perlu kita waspadai. Mencair, membekukan, penguapan, kristalisasi dan kondensasi hanyalah beberapa di antaranya.

Proses Menyublim

Suhu dan tekanan zat menentukan transisi fase. Panas menyebabkan atom dalam padatan memperoleh energi dan menjadi kurang terikat bersama dalam kondisi normal, seperti yang dijelaskan oleh teori kinetik. Ini biasanya menyebabkan padatan meleleh menjadi cair, tergantung pada struktur fisiknya.

Pertimbangkan diagram fase, yang merupakan grafik yang menggambarkan kondisi materi pada berbagai tekanan dan volume. Dalam diagram ini, “tiga titik” mewakili tekanan terendah yang dapat ditahan bahan kimia dalam fase cair. Ketika suhu turun di bawah tingkat fase padat pada tekanan itu, segera beralih ke fase gas. Akibatnya, jika titik ganda berada di bawah tekanan tinggi, seperti halnya dengan karbon dioksida padat (atau es kering). Proses menyublim sebenarnya lebih mudah daripada mencair karena tekanan tinggi yang diperlukan untuk mengubahnya menjadi cairan biasanya lebih sulit dicapai.

Panas Diperlukan Dalam Proses Menyublim

Es tidak akan berubah menjadi uap tanpa menambahkan energi (panas) ke dalam prosesnya. Di sinilah sinar matahari berperan dalam pengaturan alami ini. Jumlah panas yang dibutuhkan untuk menguapkan air merupakan karakteristik fisik air yang disebut “panas penguapan”.

Panas penguapan air adalah 540 kalori per gram, atau 2.260 kilojoule per kilogram, jika kita menginginkan jumlah panas yang tepat. Itu lebih banyak energi daripada 80 kalori per gram yang dibutuhkan untuk mengubah air menjadi es (panas peleburan laten). Ini juga sekitar lima kali energi yang dibutuhkan untuk memanaskan air dari titik beku ke titik didih.

Singkatnya, energi diperlukan untuk proses menyublim es agar terjadi penguapan, dengan fase penguapan membutuhkan sebagian besar energi. Dibutuhkan 80 kalori untuk melelehkan satu sentimeter kubik (1 gram) es, 100 kalori untuk mendidihkannya, dan 540 kalori lagi untuk menguap, dengan total 720 kalori. Sublimasi menggunakan jumlah energi yang sama, tetapi terjadi dalam keadaan cair.

Contoh Peristiwa Menyublim

Fenomena proses menyublim dapat Anda simak dari beberapa contoh berikut ini.

1. Es Batu

Es batu yang merupakan bentuk padat karbon dioksida, memberikan efek berasap yang terlihat di toko es krim saat ini. Karena juga relatif aman untuk ditangani, bahan kimia ini sering digunakan dalam demonstrasi di kelas.

Namun, untuk mengurangi risiko kecelakaan, guru tetap didorong untuk mengikuti praktik keselamatan yang sesuai. Penggunaan kacamata, tang dan sarung tangan harus digunakan untuk alasan keamanan.

Karbon dioksida secara alami ada di atmosfer, tetapi dalam jumlah tertentu bisa berbahaya. Ini dapat menyebabkan tersedak dengan membatasi pernapasan.

2. Air

Meskipun tidak mengherankan jika es mencair saat dipanaskan, air beku juga dapat berubah menjadi udara dalam keadaan tertentu. Meski sulit untuk memantau prosedurnya, hasilnya tetap bisa dilihat.

Tempat terbaik untuk melihat contoh nyata proses menyublim adalah di lereng selatan Gunung Everest. Angin dingin yang menyengat, angin kering, dan sinar matahari yang intens menjamin kondisi salju yang ideal.

Salju di Amerika Serikat terkadang dapat menguap sebelum mencair karena suhu beku. Jadi, jika kita beruntung, kita bisa melihat aksi menyublim ini lho!

3. Mesin Printer

Metode sublimasi juga dapat digunakan untuk mencetak gambar resolusi tinggi. Hal ini dicapai dengan menggunakan printer sublimasi kering dan film tertentu. Warna-warna dalam film menyublim dan diperoleh kembali di atas kertas saat dipanaskan. Saat pigmen mendingin, ia mengeras, menciptakan gambar di atas kertas.

Dibandingkan dengan printer tinta, printer ini jauh lebih murah dan tidak berantakan untuk digunakan karena proses menyublim. Akibatnya, salah satu contoh paling terkenal dari konversi gas ke padat adalah printer khusus.

4. Pengharum Udara

Kita tidak bisa melupakan penyegar udara saat kita berbicara tentang contoh proses menyublim. Guru dapat mendemonstrasikan sublimasi dengan menggunakan air panas untuk memanaskan pengharum ruangan. Saat mereka melakukannya, Anda akan melihat bahwa penyegar udara padat berubah menjadi gas.

Baca Juga : Majas Sarkasme: Pengertian, Fungsi & Contoh Kalimat

Untuk mencegah udara keluar, percobaan ini harus dilakukan di kabin uap. Juga, karena sebagian besar penyegar udara mengandung bahan kimia berbahaya, guru harus menerapkan prosedur yang tepat untuk menghindari risiko yang tidak perlu.

Nah itu dia penjelasan mengenai sublimasi hingga contoh peristiwanya. Menarik bukan, ternyata pengetahuan tidak hanya sebatas pada bentuk, tetapi juga bagaimana sebuah hal kecil melalui proses tak terduga dan menghasilkan sesuatu yang baru.

Leave a Comment