Bacaan Niat Tayamum Lengkap Tata Cara Serta Syarat Utama

Semua Muslim harus menyadari proses niat tayamum. Bila tidak mungkin menggunakan air untuk berwudhu dalam keadaan darurat, metode bersuci ini menjadi opsi lainnya.  Sakit adalah salah satu keadaan yang dapat dibenarkan dengan kuat sebagai tayammum.

Sholat adalah ibadah wajib bagi semua umat Islam dan dianggap sebagai rukun Islam kedua setelah syahadat. Setiap Muslim harus melakukan wudhu untuk membersihkan dirinya sebelum melakukan tindakan ibadah ini.

Pengertian Tayamum

Salah satu pedoman yang dianjurkan oleh Islam adalah bersuci. Wudhu atau tayamum digunakan untuk mensucikan tubuh dalam persiapan untuk shalat. Ketika tidak ada air, niat tayamum dan artinya dalam menjalankan ibadah dapat menggunakan tanah suci atau debu sebagai rukhsah. 

Bagi mereka yang tidak dapat menggunakan air karena suatu halangan, tata cara tayamum juga diperbolehkan. Niat tayamum dapat digunakan sebagai gantinya bagi mereka yang sakit dan tidak mampu berwudhu. Tayammum memiliki syarat dan tata cara yang perlu dipahami, seperti halnya wudhu.

Salah satu yang membatalkan tayamum adalah riddah, melihat air yang bisa digunakan untuk wudhu dan segala sesuatu yang membatalkan wudhu. Kemurtadan adalah hal lain yang dapat membatalkan tayammum (di luar Islam).

Niat Tayamum Arab & Niat Tayamum Latin

التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ الَى

Bacaan latin : Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholat lillahi ta’ala

Artinya: “Aku akan tayamum agar shalat itu halal karena Allah.”

Sholat Setelah Tayamum

Asyhadu an laa ilaaha lllalloh wahdahu laa syariika lahu. Wa ashhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj’alni tertarik pada tawwaabiina, waj’alni minal mutatohhirina, waj’alni min ‘ibaadikas sholihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika astagfiruka wa atuubu ilaika. 

Artinya: Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Serta aku menyungguhkan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang taubat, jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku hamba-Mu yang bertakwa. Kemuliaan bagi-Mu, ya Allah. Demi kebaikan Anda, saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Anda. Dan dengan kebaikanmu, aku mohon ampun dan aku bertaubat kepadamu.

Tata Cara Tayamum

Adapun cara menjalankan niat tayamum yang tepat yaitu sebagai berikut:

  • Bersihkan debu atau siapkan permukaan yang berdebu. Bisa dengan jendela, kaca, atau setiap debu yang terlihat masih bersih.
  • Cara tayamum orang sakit bila Anda berada di kamar atau rumah sakit, pilih dinding yang berdebu bebas kotoran cicak.
  • Ucapkan Basmalah dan menghadap kiblat. Gabungkan jari dan kedua telapak tangan pada debu.
  • Ketika membaca niat tayamum dalam hati, usaplah seluruh wajah dengan kedua telapak tangan.
  • Berbeda dengan wudhu, tayamum tidak memerlukan pembersihan area wajah dengan rambut tipis atau tebal. Langkah terpenting adalah mengoleskan debu secara merata ke seluruh wajah.
  • Letakkan telapak tangan Anda di atas debu sekali lagi, sebaiknya dalam posisi yang berbeda dari yang pertama kali. Kali ini, rentangkan jari Anda. Jika Anda memiliki cincin di jari Anda, lepaskan sebentar.
  • Kemudian, gerakkan punggung tangan kanan ke arah bagian dalam lengan, hingga siku, sambil mengusap telapak tangan kiri. Gosok punggung tangan kiri hingga siku dimulai dari telapak tangan kanan.
  • Terakhir, pijat bagian belakang ibu jari kanan dengan ibu jari kiri. Kemudian, ulangi prosesnya menggunakan tangan kiri Anda.
  • Sentuh telapak tangan Anda secara kasar dengan jari-jari Anda.

Alasan Boleh Mengerjakan Tayamum 

Terdapat beberapa syarat untuk menjalankan niat tayamum, berikut beberapa kondisi yang menjadi alasan yaitu:

1. Ketersediaan Air yang Sulit di Jangkau

Di musim kemarau, air dapat menjadi salah satu barang langka yang sulit untuk dicari. Hal ini juga dapat terjadi ketika bepergian dengan jarak yang sangat jauh dan hanya ada sedikit sumber air di dekatnya. Dalam kondisi sakit yang membuat Anda tidak dapat mencapai air, juga menjadi salah satu alasannya. Misalnya, ketika Anda berada di gunung dalam kondisi yang sangat dingin dan sulit untuk menemukan sumber air.

2. Debu Suci

Agar cocok untuk tayamum, debu harus bersih. Yang penting tidak ada kotoran pada debu yang digunakan, seperti percikan kapur atau kotoran hewan. Tidak terkontaminasi dengan tanah lembab, tepung, kapur, batu, kotoran atau kotoran lainnya. Debu yang sudah digunakan untuk niat tayamum tidak boleh digunakan kembali.

3. Kenali Cara Niat Tayamum

Sebelum melakukan tayamum, pastikan Anda memahami prosesnya. Prasyarat dan langkah-langkah untuk melakukan tayamum yang benar ini berjalan beriringan. Dibutuhkan lebih dari sekedar memenuhi syarat untuk melakukan tayamum dengan benar.

4. Dilakukan Pada Waktu Sholat

Niat tayamum dan artinya tidak boleh sembarangan dilakukan. Hanya ketika hampir waktu shalat, tayamum dapat dilakukan. Tayamum sangat tidak dianjurkan jika seseorang ingin menyucikan diri dari najis. Kecuali dalam keadaan yang sangat tidak mungkin.

5. Sekali Tayamum Untuk Satu Kali  Sholat Fardu

Tayamum hanya dapat dilakukan sekali untuk setiap shalat fardhu dan harus dilakukan sebelum waktu shalat. Disarankan untuk melakukan tayamum dua kali jika ingin mengulang shalat rona.

6. Memahami Rukun Tayammum

Empat rukun bersuci tayamum adalah niat dalam hati, usap wajah, usap tangan, dan ketertiban. Sedangkan bila  Wudhu, maka terdapat enam rukun. 

Baca Juga : Barakallah Fii Umrik Artinya, Serta 10 Ide Ucapan Selamat Ulang Tahun

Demikianlah informasi seputar doa, ketentuan, serta alasan menjalankan niat tayamum. Semoga bacaan ini memberikan Anda manfaat.

Leave a Comment