10 Contoh Percakapan Bahasa Bali Yang Sering Digunakan

Contoh percakapan bahasa Bali dijadikan pedoman bagi orang ketika ingin mempelajari bahasa daerah tersebut, Cara tercepat untuk belajar bahasa Bali adalah dengan menghafal percakapan sehari-hari. Sehingga Anda bisa langsung menggunakannya untuk berkomunikasi dengan penutur bahasa Bali.

Penting untuk dipahami bahwa bahasa Bali dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu Bali Halus dan Bali Baku, ketika mempelajari materi kebahasaan. Tergantung pada siapa yang Anda ingin mengajak bicara. 

Anda dapat menggunakan bahasa Bali halus untuk berkomunikasi dengan seseorang yang lebih tua, dihormati, atau seseorang yang baru Anda temui. Dengan teman dekat, Anda bisa berbicara dalam bahasa Bali yang kurang baku.

10 Contoh Percakapan Bahasa Bali 

Bagi Anda yang ingin berlibur ke Bali, contoh percakapan bahasa Bali berikut ini dapat Anda pelajari, sehingga budaya Bali semakin terasa kental. 

1. Rahajeng Semeng

Rahajeng Semeng adalah sapaan dalam bahasa Bali yang memiliki pengertian “selamat pagi”. Bila Anda ingin menyapa seseorang pada siang, malam, atau sore, maka Anda tinggal menggubahnya menjadi “Rahajeng Siang”, “Rahajeng Malam”, ataupun sore. 

2. Kenken Kabare

Contoh percakapan bahasa Bali ini memiliki arti yaitu “bagaimana kabarmu?”. Pertanyaan ini sangat sering dilontarkan ketika orang sudah lama tidak berjumpa satu sama lain. Bila Anda di posisi ini, Anda dapat menjawabnya dengan mudah. Gunakan bahasa Bali “becik-becik” yang artinya baik-baik dalam bahasa Indonesia.  

3. Matur Suksma

Dalam bahasa Bali ‘Matur Suksma’ berarti ‘Terima kasih’. Anda juga dapat mempersingkatnya menjadi “Suksma”. Jangan lupa untuk menyebutkannya setelah mendapatkan bantuan atau menerima barang. 

4. Tiang Tresna Ajak Adi

Nah, jika Anda jatuh cinta dengan seorang wanita di Bali, Anda bisa mencoba ungkapan ini. Contoh percakapan bahasa Bali ini ideal diutarakan kepada calon/pacar yang memiliki arti “Aku cinta padamu (adik)”. 

5. Aji Kuda Niki

Percakapan bahasa Bali ini sangat berguna bila Anda sedang berbelanja. “Aji Kuda Niki” memiliki arti yaitu sebuah pertanyaan”Berapa harganya” atau bisa disingkat menjadi “Kuda Niki?”. 

6. Ngudiang

Jika Anda ingin mengobrol dengan teman-teman Anda, Anda dapat bertanya “Apa yang kamu lakukan?” atau dalam bahasa Bali ‘Ngudiang’. Ketika Anda mendapatkan pertanyaan ini, dan kebetulan Anda sedang jalan-jalan, Anda dapat membalasnya dengan “melali” yang artinya “jalan-jalan”.

7. Dija

Ingin menanyakan lokasi teman Anda dengan percakapan bahasa Bali?. Coba tanya dengan kata “Dija?” yang berarti ‘Di mana’. Dijamin teman Anda yang berasal dari Bali akan menjawab pertanyaan Anda dengan tepat, yaitu memberitahu lokasinya. 

8. Ngelangi

Salah satu aktivitas di yang tak luput dilakukan pada saat liburan di Bali yaitu berenang. Dalam contoh percakapan bahasa Bali, berenang disebutkan sebagai “Ngelangi”. Ten wenten sane jagi ngelangi di kolam villa?. Percakapan ini memiliki makna “tidak ada yang mau berenang di kolam villa?

9. Ngajeng 

Kosa kata ini mungkin menjadi kata yang mudah Anda ingat. “Ngajeng” digunakan dalam percakapan Bali yang menunjukkan makna “makan”. 

10. Saking Napi

Saking Napi adalah ucapan yang menanyakan dari mana. Anda dapat menggunakan bahasa ini dalam percakapan untuk menanyakan dari mana orang berasal, dari mana kamu pergi, dll. 

Baca Juga : Ayo Cari Tahu Berapa Lama Revolusi Bumi Terhadap Matahari

Nah, itu dia contoh percakapan bahasa Bali yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat dan membantu Anda memahami bahasa daerah ini.

Leave a Comment